Kota Kediri berpijak diatas daratan seluas 63,4 Km dan tidak memiliki kawasan air ataupun lautan sehingga budidaya ikan dilakukan di daratan. Metode pembudidayaan ikan dilakukan dengan menggunakan kolam pembesaran, keramba, kolam pembenihan ikan, kolam pembenihan gurame, kolam pembenihan ikan hias dan perairan umum. Produksi ikan pada tahun 2011 terealisasi sebesar 2.547,62 Kw, dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2010 sebesar 2.400,43 Kw, terjadi peningkatan sebesar 147,19 Kw.

Sedangkan produksi benih ikan konsumsi pada tahun 2011 mencapai 19.395.000 ekor, dibanding tahun sebelumnya mengalami peningkatan sebesar 285.000 ekor. Meningkatnya produksi ikan didukung oleh :

1.   Pengembangan bibit dan induk ikan unggul;

2.   Meningkatnya jumlah petani pembudidaya; ikan

3.   Meningkatnya keterampilan pembudidaya; ikan

4.   Meningkatnya luas kolam budidaya;

5.   Intensifikasi penyuluhan perikanan.

Pada tahun 2011 jumlah kolam budidaya yang ada di Kota Kediri sebanyak 2.305 buah. Jika dibandingkan dengan jumlah kolam budidaya pada tahun 2010 sebesar  2.247  unit,  maka  pada tahun 2011 terjadi peningkatan sebesar 2,58%. Faktor pendorong terjadinya peningkatan jumlah kolam budidaya disebabkan oleh meningkatnya pasar ikan air tawar yang dikarenakan terjadinya fluktuasi hasil tangkapan ikan laut akibat cuaca buruk serta adanya promosi kegiatan gemar ikan dan makan ikan.

 Gambar  3.5

 perikanan

       Sumber : Dinas Pertanian Kota Kediri

Pada tahun 2011, Dinas Pertanian menerima tugas pembantuan dari Departemen Perikanan dan Kelautan, Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2KH), dengan kegiatan berupa fasilitasi penguatan dan pengembangan pemasaran dalam negeri hasil perikanan dan Peningkatan dukungan Managemen dan Pelakasanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen P2KH. Sedangkan realisasi dari kegiatan tersebut antara lain pengadaan sarana bergerak roda 4 ikan hias sebanyak 1 Unit, pengadaan sarana promosi ikan hias cupang (rak aquarium) dan pengadaan sarana promosi audio visual ikan hias jenis Cupang yang terdapat di Dinas Pertanian.Sebagai antisipasi diterapkannya perdagangan bebas Asean China Free Trade Area atau ACFTA pada tanggal 1 Januari 2010 yang meningkatkan kegiatan impor khususnya produk perikanan dilakukan penguatan dan pengembangan pemasaran hasil perikanan dalam negeri khususnya Kota Kediri.